Example 728x250
Keislaman

Contoh Qiyas dan Penjelasannya Lengkap

217
×

Contoh Qiyas dan Penjelasannya Lengkap

Share this article
Contoh - Contoh Qiyas dan Penjelasannya Lengkap
Contoh - Contoh Qiyas dan Penjelasannya Lengkap
Example 468x60

Al-Quran Media – Contoh qiyas merupakan suatu yang penting untuk memahami qiyas. Qiyas adalah bagian dari sumber hukum Islam setelah Alquran,  Hadis  dan Ijma’.

Qiyas adalah metode  menetapkan hukum dengan cara menyamakan kasus yang sedang terjadi di masyarakat dengan kasus-kasus yang sudah dijelaskan hukumnya di dalam Alquran dan hadis. Bagi seorang yang menekuni hukum islam harus mengetahui metode penggalian hukum Islam ke empat ini.

Apa itu qiyas?

Qiyas secara bahasa berarti takaran, kadar, dimensi, ukuran, format, timbangan. Menurut istilah Ahli ushul fiqih qiyas adalah:

القياس هو إلحاق واقعة لا نص على حكمها بواقعة ورد نص بحكمها، في الحكم الذي ورد به النص، لتساوي الواقعتين في علة هذا الحكم

Artinya: Qiyas adalah menyamakan hukum permasalahan di masyarakat yang belum ada hukumnya dalam nash (Al-Qur’an  dan hadis) dengan sesuatu yang sudah ada hukumnya dalam nash (Al-Qur’an  dan hadis) karena memiliki kesamaan ‘illat antara keduanya.

  Dalam kitab Lubabul Ushul dijelaskan bahwa qiyas adalah mengqiaskan (menyamakan) far’ (permasalahan yang belum ada hukumnya dalam Al-Qur’an  dan hadis) kepada ashl (permasalahan yang sudah ada hukumnya), karena memiliki kesamaan ‘illat yang terdapat di dalamnya.

Contoh – Contoh Qiyas

Berikut ini kami uraikan contoh-contoh qiyas dengan lengkap:

1. Contoh Qiyas

Mengqiyaskan memukul orang tua terhadap berkata “ah” kepada orang tua. Hukum memukul orang tua adalah far’ yang belum ada hukumnya di dalam Al-Qur’an sedangkan berkata “ah” kepada orang tua adalah ashl yang sudah ada hukumnya yang di jelaskan dalam Al-Qur’an , bahwa hal tersebut tidak di perbolehkan dan menurut fuqaha’ hukumnya haram.

2. Contoh Qiyas

Narkoba, minuman keras, alkohol dan setiap perkara yang memabukkan lainnya di qiyaskan dengan keharaman khamr dalam Al-Qur’an Al-Maidah: 90:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْاَنْصَابُ وَالْاَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Artinya:   Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung. (QS. Al-Maidah: 90)

3. Contoh Qiyas

Orang yang di wasiati mendapat warisan tetapi ia membunuh orang yang berwasiat, maka ia tidak boleh atau terhalang mendapat warisan. Hal ini di qiyaskan dengan ahli waris yang membunuh orang yang memberi waris. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw. :

أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ لَيْثٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ لَا يَرِثُ الْقَاتِلُ مِنْ الْمَقْتُولِ شَيْئًا

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami [Abu Nu’aim] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Laits] dari [Mujahid] dari [Ibnu Abbas] ia berkata; Pembunuh tidak dapat mewarisi sedikit pun dari harta orang yang dibunuh. (Sunan Darimi 2951)

4. Contoh Qiyas

Pada hari Jum’at ketika sudah adzan seseorang di makruhkan melakukan transaksi jual beli sebagai mana firman Allah Swt.:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jum‘at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS. Al- Jum’at: 9)

Lalu bagaimana hukumnya transaksi mu’amalah yang lain pada saat adzan hari Jum’at seperti sewa menyewa, gadai maka hukumnya makruh juga karena di qiyaskan dengan jual-beli pada saat adzan Jum’at karena sama-sama memiliki ‘illat mengalihkan perhatian dari shalat Jum’at.

 

5. Contoh Qiyas Aulawi

Qiyas aulawi adalah mengqiyaskan far’ (sesuatu permasalahan yang belum ada hukumnya dalam Al-Qur’an  dan hadis) dengan ashal (sesuatu yang sudah ada hukumnya dalam Al-Qur’an  dan hadis) karena ‘illat dalam far’nya lebih tinggi dari ‘illat dalam ashalnya.

Contohnya qiyas aulawi : Memukul orang tua di qiyaskan dengan berkata kasar kepada kedua orang tua yang tertera dalam Al-Qur’an  :

فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ

Artinya:  Janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah”

‘Illat memukul dengan ‘illat berkata ah ini lebih tinggi ‘illat memukul. Berkata ah hanya menyakiti perasaannya saja sedangkan memukul menyakiti fisiknya.

6. Contoh Qiyas Musawi

Qiyas musawi adalah mengqiyaskan far’ dengan ashal karena ‘illatnya yang sama.

Contohnya qiyas musawi yaitu mengqiyaskan keharaman membakar harta anak yatim dengan keharaman memakan harta anak yatim yang tertera dalam Al-Qur’an :

اِنَّ الَّذِيْنَ يَأْكُلُوْنَ اَمْوَالَ الْيَتٰمٰى ظُلْمًا اِنَّمَا يَأْكُلُوْنَ فِيْ بُطُوْنِهِمْ نَارًا ۗ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيْرًا ࣖ

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api dalam perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka). (QS. An-Nisa’: 10)

‘illat memakan harta anak yatim dan ‘illat  membakar harta anak yatim sama yaitu sama-sama merusak harta anak yatim.

Itulah penjelasan tentang contoh qiyas semoga bermanfaat.

Baca juga:

Example 300250

Responses (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.