Example 728x250
Doa

Doa Mohon Dilimpahkan Rahmat

47
×

Doa Mohon Dilimpahkan Rahmat

Share this article
Doa Mohon Dilimpahkan Rahmat
Doa Mohon Dilimpahkan Rahmat
Example 468x60

Al-Quran Media-Musa memilih tujuh puluh orang pilihan dari kaumnya untuk pergi bersama-sama ke suatu tempat di Bukit Sinai untuk ber- munajat kepada Tuhannya. Kepergian Musa bersama tujuh puluh orang pilihan ini setelah Bani Israil menyembah patung anak sapi, yakni sesudah kepulangan Musa menemui Tuhannya ke Bukit Sinai selama empat puluh hari dan empat puluh malam.

Doa Mohon Dilimpahkan Rahmat

أَنتَ وَلِيُّنَا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنتَ خَيْرُ الْغَافِرِينَ وَاكْتُبْ لَنَا فِي هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ إِنَّا هُدْنَا إِلَيْكَ

Doa latin: “Anta waliyyunâ faghfir lanâ warhamnâ wa anta khoirul ghoofirîn, waktub lanâ fî hadzihid dunyâ hasanatan wafil âkhiroti innâ hudnâ ilaika”

Artinya: “… Engkaulah yang memimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkaulah pemberi ampun yang sebaik-baiknya. Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia ini dan di akhirat; sesungguhnya kami kembali (bertobat) kepada Engkau          (QS. al-A’raf [7]: 155-156).

Penjelasan doa

Musa berangkat bersama tujuh puluh orang pilihan menuju tempat yang telah ditentukan. Maka ketika mereka digoncang gempa bumi yang disebabkan petir yang amat dahsyat,

Musa pun berdoa kepada Tuhannya, “Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau membinasakan mereka maka aku berharap agar Engkau membinasakan mereka sebelum mereka pergi bersamaku ke tempat ini dan agar Engkau membinasakan aku pula sehingga aku tidak menghadapi kesulitan yang seperti ini, yang memberi kesempatan kepada mereka untuk mencela dan menuduhku bahwa aku telah membawa orang-orang pilihan ke tempat ini untuk dibinasakan.

Oleh karena Engkau tidak membinasakan mereka sebelum mereka aku bawa bersamaku ke sini, maka janganlah mereka Engkau binasakan sekarang, sesudah aku bawa kemari.”

Selanjutnya Musa memohon kepada Allah, “Janganlah Engkau, Ya, Tuhan, membinasakan kami disebabkan perbuatan yang dilakukan oleh orang-orang yang kurang akal yang meminta agar dapat melihat Engkau.”

Semua itu merupakan cobaan dari Allah terhadap mereka. Namun, mereka tidak tahan dan tidak kuat menghadapi cobaan itu sehingga mereka tetap mendesak Musa agar Tuhan mem- perlihatkan zat-Nya kepada mereka.

Karena tindakan itulah mereka diazab dengan petir (halilintar) sehingga mereka mati semua. Kemudian Allah menghidupkan mereka kembali agar mereka bertobat dan bersyukur terhadap nikmat Allah yang telah dilimpahkan-Nya kepada mereka.

Cobaan itu merupakan ujian Tuhan kepada hamba-hamba-Nya. Dengan cobaan itu akan sesat orang-orang yang tidak kuat imannya dan dengan cobaan itu pula Dia memberi petunjuk kepada hamba-Nya yang kuat iman- nya.

Selanjutnya Musa berdoa, “Wahai Tuhan kami, Engkaulah yang mengurus segala urusan kami, mengawasi segala apa yang kami kerjakan, maka ampunilah kami terhadap segala perbuatan dan tindakan kami yang mengakibatkan azab bagi kami.

Beri rahmatlah kami karena Engkaulah sebaik-baik Pemberi rahmat dan Pemberi ampun. Hanya Engkaulah yang mengampuni segala dosa dan memaafkan segala kesalahan kami. Mengampuni dan memaafkan itu bukanlah karena sesuatu maksud tertentu, tetapi semata-mata karena sifat-Mu yang Maha Pengampun dan Maha Pemaaf.”

Selanjutnya Musa berdoa, “Berilah kami kebajikan di dunia, yaitu sehat jasmani dan rohani, diberi keturunan penyambung hidup dan penerus cita-cita, diberi kehidupan dalam keluarga yang diliputi rasa kasih sayang, dianugerahi rezeki yang halal, serta taufik dan hidayah sehingga bahagia pula hidup di akhirat.

Sesungguhnya kami berdoa dan bertobat kepada Engkau, kami berjanji tidak akan melakukan perbuatan-perbuatan terlarang dan kami kembali kepada iman yang sebenar-benarnya, serta meng- amalkan amal yang saleh yang Engkau ridhoi.”

Allah berfirman, “Rahmat-Ku lebih cepat datangnya kepada hamba-hamba-Ku daripada amarah-Ku, dan azab-Ku khusus aku limpahkan kepada hamba-hamba-Ku yang Aku kehendaki, yaitu orang-orang yang berbuat kejahatan, ingkar, dan durhaka.

Sesungguhnya jika bukan karena rahmat, nikmat, dan keutamaan-Ku, niscaya telah aku binasakan seluruh alam ini karena kebanyakan isinya adalah orang-orang kafir dan durhaka yang selalu mengerjakan kemaksiatan.”

Allah menegaskan bahwa rahmat dan nikmat Allah yang diberikannya kepada orang-orang kafir sifatnya sementara, tidak abadi, dan tidak sempurna, sedangkan rahmat yang sempurna dan abadi akan dianugerahkan kepada orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang menunaikan zakat.

Doa Mohon Dilimpahkan Rahmat

رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

Doa latin: “Robbi innî limâ anzalta ilayya min khoirin faqîr “

Artinya: “… Ya, Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” (QS. al-Qashash [28]: 24).

Penjelasan doa

Karena kelelahan, Musa berlindung di bawah sebatang pohon sambil merasakan lapar dan haus karena sudah beberapa hari tidak makan kecuali daun-daunan. Musa berdoa kepada Allah karena ia sangat membutuhkan rahmat dan kasih sayang-Nya untuk melenyapkan penderitaan yang dialaminya.

Itulah doa tentang permohonan Dilimpahkan Rahmat , semoga bermanfaat

Referensi:

M. Mas’udi Fathurrohman Berdoa dengan ayat al-Quran
Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Doa Tawakal
Doa

Al-Quran Media-Terhadap bapaknya yang masih kafir, Ibrahim tidak…

Doa Mohon Kebahagiaan Hidup di Dunia dan Akhirat
Doa

Al-Quran Media-Ath-Thabari dan Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari…