Example 728x250
Doa

Doa Tafakur

87
×

Doa Tafakur

Share this article
Doa Mohon Kebahagiaan Hidup di Dunia dan Akhirat
Doa Mohon Kebahagiaan Hidup di Dunia dan Akhirat
Example 468x60

Al-Quran Media-Ath-Thabari dan Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. bahwa orang-orang Qurasy mendatangi kaum Yahudi dan berkata, “Bukti-bukti kebenaran apakah yang dibawa Musa kepadamu?” Pertanyaan itu dijawab, “Tongkatnya dan tangannya yang putih bersinar bagi yang memandangnya.”

Sesudah itu mereka pergi mendatangi kaum Nasrani dan berkata, “Bagaimana halnya Isa?” Pertanyaan itu dijawab, “Isa menyembuhkan mata yang buta sejak lahir dan penyakit sopak serta menghidupkan orang yang sudah mati.” Selanjutnya mereka mendatangi Rasulullah Saw. dan berkata, “Mintalah dari Tuhan- mu agar bukit safa itu jadi emas untuk kami.”

Maka berdoalah Nabi Muhammad Saw. kepada Allah dan turunlah ayat ini, mengajak agar mereka memikirkan langit dan bumi tentang kejadiannya, hal-hal yang menakjubkan di dalamnya, seperti bintang-bintang, bulan dan matahari serta peredarannya, laut, gunung-gunung, pohon-pohon, buah-buahan, binatang-binatang, tambang-tambang, dan sebagainya di bumi ini.

Doa Tafakur

رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلاً سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Doa latin:“Robbanâ mâ kholaqta hâdzâ bâthilan subhânaka faqinâ ‘adzâbannâri”

Artinya:“… Ya, Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Ali Imran [3]: 191).

Penjelasan doa

Salah satu ciri khas bagi orang berakal yang merupakan sifat khusus manusia dan kelengkapan ini dinilai sebagai makhluk yang memiliki keunggulan dibanding makhluk lain,

yaitu apabila ia memperhatikan sesuatu selalu memperoleh manfaat dan faedah, ia selalu menggambarkan kebesaran Allah, mengingat dan mengenang kebijaksanaan, keutamaan dan banyaknya nikmat Allah kepadanya.

Ia selalu mengingat Allah di setiap waktu dan keadaan, baik pada waktu ia berdiri, duduk, atau berbaring.

Tidak ada satu waktu dan keadaan dibiarkan berlalu begitu saja, kecuali diisi dan digunakannya untuk memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi. Memikirkan keajaiban-keajaiban yang terdapat di dalamnya, yang menggambarkan kesempurnaan alam dan kekuasaan Allah.

Dengan berulang-ulang direnungkan hal-hal tersebut secara mendalam, sesuai dengan sabda Nabi Saw., “Pikirkan dan renung- kanlah segala sesuatu mengenai makhluk Allah dan jangan sekali- kali kamu memikirkan dan merenungkan tentang zat dan hakikat penciptanya karena bagaimanapun juga kamu tidak akan sampai dan tidak akan dapat mencapai hakikat zat-Nya.”

Akhirnya setiap orang yang berakal akan mengambil ke- simpulan dan berkata, “Ya, Tuhan kami, tidaklah Engkau men- ciptakan ini semua, yaitu langit dan bumi serta segala isinya, dengan sia-sia, tidak mempunyai hikmah yang mendalam dan tujuan tertentu yang akan membahagiakan kami di dunia dan di akhirat. Mahasuci Engkau, Ya, Allah, dari segala sangkaan yang bukan-bukan yang ditujukan kepada Engkau, maka peliharalah kami dari siksa api neraka yang telah disediakan bagi orang-orang yang tidak beriman.”

Penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang sungguh merupakan fenomena yang sangat kompleks, yang terus menerus menjadi objek penelitian umat manusia dari sejak awal lahirnya peradaban manusia.

Itulah doa tentang permohonan tafakur, semoga bermanfaat .

Referensi:

M. Mas’udi Fathurrohman Berdoa dengan ayat al-Quran
Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Doa Tawakal
Doa

Al-Quran Media-Terhadap bapaknya yang masih kafir, Ibrahim tidak…